Pengalaman Mengikuti Tes Seleksi CPNS, Alhamdullilah Lolos !

Sesuai janjiku di postingan sebelumnya, kali ini aku akan membagikan pengalamanku selama mengikuti Tes Seleksi CPNS. Ini akan menjadi Cerita yang Sangat Panjang, aku harap kalian akan membacanya sampai habis sebagai gambaran dalam mengikuti Tes Seleksi CPNS.


 

Pengalaman Mengikuti Tes Seleksi CPNS

Hunting Buku

 

Jadi 5 bulan sebelum diadakannya tes cpns, aku udah hunting buku-buku cpns. Awalnya aku mau nyari buku-buku cpns yang bekas aja karena lebih terjangkau, namun di toko2 buku yang menjual buku2 bekas yang biasanya disambangi para mahasiwa ternyata tidak ada. Semuanya kosong. Alhasil apalah daya aku memutuskan untuk membelinya di Gramedia. Pikirku tak apalah aku keluar modal untuk beli buku CPNS, toh kalopun gagal bukunya masih bisa digunakan untuk tahun depan.

hunting buku CPNS
Niatnya hunting buku CPNS, tapi kalo melipir juga liat komik-komik yang bagus hahaha

Sesampainya di Gramedia banyak sekali buku-buku CPNS, dari yang paling tipis sampe ke yang paling tebel. Dari yang paling murah sampai ke yang paling mahal. Karena tes CPNS itu dibagi menjadi 2 sistem seleksi. Seleksi yang pertama itu disebut dengan SKD atau Seleksi Kompetensi Dasar.

Sedangkan apabila kita berhasil lolos seleksi tersebut maka dilanjutkan dengan Seleksi Kompetensi Bidang atau yang biasa disebut dengan SKB. Nah soal-soal yang ada pada SKD itu dibagi menjadi 3 jenis soal yaitu TWK (Tes Wawasan Kebangsaan), TIU (Tes Intelegensia Dasar), dan TKP (Tes Karakteristik Kepribadian). Sedangkan soal-soal pada SKB itu soal-soalnya sesuai dengan bidang pendidikan yang sudah kita tempuh ditambah dengan soal-soal seputar mengenai formasi jabatan yang akan kita lamar.

Oleh karenanya aku nyari buku CPNS yang ada soal-soal tersebut, namun sangat sulit menemukan buku tes cpns yang menyertakan soal-soal SKB ini. Dan pada akhirnya aku menyerah dan memilih buku cpns yang sekiranya cukup lengkap namun tidak terlalu mahal.

 

Belajar

 

Setelah dapet bukunya, yang dilakukan selanjutnya adalah belajar dan belajar. Awal-awal aku masih sangat bersemangat sekali belajar soal-soal cpns. Namun makin hari makin males karena tanggal pasti diadakannya tes cpns masih belum ada kepastian. Kurang lebih 3 mingguan aku terus-terusan belajar soal-soal cpns, setelahnya aku sama sekali tidak belajar. Bahkan untuk membuka bukunya saja males banget.

Ada lebih sekitar 4 bulanan aku nggak belajar dan buka buku soal-soal cpns itu lagi. Baru ketika sudah ada pengumuman resmi tanggal dimulainya tes seleksi cpns, aku baru mulai belajar lagi hahahaa.

Belajar Materi dan Soal CPNS
Belajar Materi dan Soal CPNS

Cara aku belajar mungkin sama seperti kalian semua, aku garis tebel point2 penting yang perlu dihafal. Bahkan sampai aku tulis ulang hal yang perlu untuk dihafal diatas sebuah kertas. Untuk memudahkan dalam menghafal. Gak hanya itu saja, aku bahkan sampe foto beberapa materi dan soal-soal beserta jawabannya yang udah bener.

Buat aku belajar lagi, semisal lagi disuatu tempat dan gabisa buka buku. Atau kalo pas lagi males buka buku setebel itu, aku tinggal buka aja foto-fotonya tadi di hp.
Bahkan sambil poop dikamar mandi pun aku daripada bengong doang, aku buka hp buat belajar materi dan soal-soal cpns. Hahahaa..

 

Pengumuman Pembukaan Seleksi CPNS

 

Begitu keluar pengumuman pembukaan seleksi CPNS yang akan dibuka dalam beberapa minggu, aku langsung pergi ke Polres untuk membuat SKCK. Nggak hanya diriku tapi banyak orang lain yang melakukan hal yang sama.

But wait,

Hold On gaes!

Ternyata kalian nggak perlu buru-buru buat bikin SKCK sebelum kalian dinyatakan lolos semua tahapan seleksi CPNS hingga sampai ke Pemberkasan. Soalnya SKCK yang aku buat ternyata tidak kepake pada saat Pemberkasan CPNS. Karena dalam Pemberkasan CPNS nantinya bunyi keperluan pembuatan SKCKnya akan ditentukan oleh pihak BKN.

Begitupun dengan jangan terburu-buru untuk membuat surat keterangan sehat fan bebas narkoba, karena bunyi keperluan pembuatan surat keterangan sehat dan bebas narkobanya akan ditentukan oleh BKN.

 

Mendaftar CPNS

 

Setelah portal web resmi pendaftaran cpns dibuka, maka saatnya untuk mendaftar. Seperti biasa di hari pertama bahkan sampai dengan minggu pertama pendaftaran online CPNS, situs SSCN susah untuk dibuka. Karena saking banyaknya peserta yang mendaftar pada waktu bersamaan dan mengakibatkan server penuh.
Pas waktu itu aku daftar via laptop selalu lama banget loadingnya dan gabisa buat daftar, eh pas iseng kucoba daftar via handphone + aplikasi VPN malah lancar jaya. Langsung aja aku daftar dan bikin akun sscn melalui email. Pas daftar bikin akun sscn waktu itu disuruh membuat password, mengisi data nomor NIK & nomor KK serta disuruh buat mengunggah foto.

Selesai membuat akun sscn, selanjutnya aku login ke akun sscn dengan menggunakan nomor NIK & password yang udah dibuat tadi. Lalu mengisi data-data yang dibutuhkan untuk keperluan pendaftaran cpns. Seingatku dulu pas pendaftaran online diminta untuk mengisi data diri, riwayat pendidikan, sama formasi cpns yang ingin dilamar. Saranku, sebaiknya kalian scan semua berkas2 yang dibutuhkan dalam bentuk file semacem kayak scan ijazah, kk, ktp dll.

Saat mendaftar online ini aku bener-bener super duper teliti dalam mengisi data, jangan sampai salah dalam mengisikan data. Hal yang sering banget ditemukan dalam kesalahan pengisian data yaitu salah dalam mengisi formasi cpns yang dituju. Semisal riwayat pendidikannya adalah jurusan fisika, sedangkan dia memilih formasi jurusan guru fisika maka sudah pasti tidak akan diterima karena formasi yang akan dilamar harus sesuai dengan ijazahnya.

 

Lolos Tahap Seleksi Administratif dan Lanjut Mengikuti SKD

 

Alhamdulillah, aku dinyatakan lolos tahap seleksi administratif dan lanjut mengikuti Tes SKD (Seleksi Kompetensi Dasar). Masih ada beberapa hari sebelum tes SKD ini dimulai. Aku masih dan selalu rajin belajar. Namun sayangnya ditengah perjuanganku meraih CPNS, aku ditempa masalah yang cukup berat. Yang membuatku sangat kacau hingga belajarpun susah sekali rasanya untuk paham. Padahal tesnya akan dimulai dalam 5 hari lagi.

Hingga sampai pada hari tes SKD CPNS, aku masih dalam keadaan yang sangat kacau dan selalu terlihat murung. Tidak ada yang bisa kulakukan selain selalu berdoa kepada Allah agar dimudahkan dalam mengerjakan soal-soal SKD CPNS ini.

Lokasi Tes SKD CPNS
Lokasi Tes SKD CPNS

Pada saat itu, tes SKD CPNS di wilayahku diselenggarakan disebuah Gelanggang Olahraga. Begitu tiba di lokasi, aku melihat banyak sekali orang-orang berpakaian putih hitam karena memang saat ujian harus memakai pakaian tersebut. Tak jarang aku kerap melihat orang-orang yg cukup terlihat tua yang aku pikir mereka adalah orang-orang yang cukup mempunyai pengaruh dalam bidang pekerjaan mereka. Sedangkan aku hanyalah seorang pemula yang baru pertama kali ini mengikuti tes seleksi CPNS. Pikirku akan sangat wajar bila aku tidaklah lolos CPNS pada tahun ini.

 

Tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD)

 

Infografis dari BKPP Kendal

Masih ada waktu kurang lebih setengah jam sebelum ujian dimulai. Para peserta tes seleksi cpns diminta untuk mengantri kedalam ruangan GOR yang lain untuk Verifilasi Pendaftaran dan diberi pengarahan tentang ujian yang akan dikerjakan. Oh ya, ujian cpns ini memakai komputer atau yang biasa disebut dengan sistem CAT. Peserta sama sekali dilarang membawa tas atau perlengkapan tulis apapun. Bahkan handphone dan dompet harus dititipkan. Yang boleh dibawa masuk hanyalah kartu peserta CPNS (yang sudah diprint dari website SSCN atau website pendaftaran CPNS) beserta identitas pengenal berupa KTP. Selama memasuki ruangan tersebut, peserta dilakukan pemeriksaan menggunakan metal detektor.

Kredit foto dari BKPP Kendal
Ffoto dari BKPP Kendal

Jadi otomatis siapapun itu, tidak akan bisa berbuat curang dengan menyembunyikan sesuatu. Setelah selesai melakukan verifikasi pendaftaran peserta diberi arahan tentang cara mengerjakan ujian tes CPNS menggunakan komputer. Setelah waktu untuk mengerjakan soal tiba, peserta diarahkan ke gedung yang lain (GOR) dimana banyak sekali laptop yang sudah siap digunakan untuk mengerjakan soal.
Waktu yang diberikan untuk mengerjakan tes CPNS hanyalah 90 menit dengan jumlah soal sebanyak 100 yang terdiri dari Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) sebanyak 35 soal, Tes Intelegensia Umum (TIU) 30 soal dna Tes Karakter Pribadi (TKP) 35 soal.

Foto dari BKPP Kendal
Foto dari BKPP Kendal

Oh ya, peserta diberikan satu lembar kertas kosong dan pensil yang digunakan untuk membantu menghitung pada tipe soal Tes Intelegensia Umum (TIU)

Sebelum mengerjakan soal-soal tersebut aku senantiasa selalu berdoa dan berdoa agar dimudahkan dan diberi kelancaran dalam mengerjakan soal.

Infografis dari BKPP Kendal
Infografis dari BKPP Kendal

Begitu selesai mengerjakan soal, maka otomatis nilai langsung keluar detik itu juga di layar monitor. Begitu aku keluar dari gedung, dimana banyak sekali peserta yang juga yang keluar karena sudah selesai mengerjakan. Aku mengecek passing grade, dan ternyata aku tidak lolos passing grade di tipe soal TKP (Tes Karakter Pribadi). Ternyata tidak hanya diriku, banyak sekali peserta yang merasakan hal yang sama dan mengeluhkan tentang perihal passing grade TKP yang terlalu tinggi. Memang soalnya terlihat mudah, namun harus jeli dalam menjawab soal TKP tersebut. Karena sudah pesimis, aku meremas kartu peserta seleksi CPNS dam membuangnya kedalam sampah. Kemudian langsung memutuskan untuk pulang kembali kerumah.

 

Masa Menunggu Pengumuman Hasil Tes SKD

 

Hari-hari kulalui dengan perasaan yang kacau karena tengah ditempa masalah yang besar. Namun aku selalu berdoa dan berdoa, rutin puasa senin-kamis dan selalu sholat malam tiap hari.

Awalnya aku pikir jika tidak lolos passing grade maka aku tidak akan lolos. Namun ternyata pada malam hari itu di suatu stasiun tv swasta, tengah menyiarkan berita dari sidang Menpan RB. Yang memutuskan apabila dalam suatu formasi penempatan kerja tidak ada yang lolos Passing Grade maka bukan berarti yang lolos Passing Grade dari formasi penempatan kerja yang lain bisa memasuki formasi penempatan kerja tersebut (tidak ada yang lolos Passing Grade). Akan dipilih rangking 3 peserta dengan nilai tertinggi dari formasi penempatan kerja tersebut untuk mengikuti tes seleksi SKB.

Hal ini sesuai dengan Permenpan nomor 61 tahun 2018.

Setelah menyimak berita tersebut, aku berharap semoga aku bisa mengikuti tes CPNS tahap selanjutnya yaitu Tes Seleksi Kompetensi Bidang (SKB)

 

Lolos Seleksi Kompetensi Dasar (SKD), Lanjut Mengikuti Seleksi Kompetensi Bidang (SKB)

 

Senin pagi itu aku sedang berada di kantor polisi karena sedang membuat kartu SIM A. Aku iseng buka twitter, dan aku mendapati berita bahwa aku lolos Seleksi Kompetensi Dasar (SKD), dan Lanjut Mengikuti Seleksi Kompetensi Bidang (SKB). Betapa bahagianya aku waktu itu hingga tanpa sadar menitikkan air mata.

Sama sekali aku tidak menyangka bahwa aku akan lolos ke tahap selanjutnya. Pikirku yang baru pertama kali mengikuti tes CPNS, kalaupun tidak lolos sudah sangat bagus aku bisa sampai ke tahap SKD sehingga tahun depan bisa mengikutinya lagi dan sudah mendapatkan gambaran testnya seperti apa. Namun syukur Alhamdulillah aku berhasil lolos.

Aku langsung pulang kerumah dan membawa kabar baik ini keseluruh anggota keluarga. Aku yang tidak lolos passing grade ini sama sekali tidak menyangka bahwa akan lolos sehingga aku sama sekali tidak belajar untuk seleski tahap selanjutnya. Aku hanya punya waktu kurang dari 5 hari untuk belajar soal-soal SKB yang mana aku hanya belajar soal-soal SKB hanya 2 hari saja karena alasan yang lain hehe.

 

Tes Seleksi Kompetensi Bidang (SKB)

 

Seleksi CPNS ini aku memilih di Pemda dan mengikuti tes SKB di suatu hotel di daerah semarang. Berbeda dengan SKD, soal dari SKB ini lebih spesifik ke bidang yang kita tuju. Misal memilih CPNS Guru, ya soal yang diujikan seputar keguruan. Begitupun dengan profesi yang lainnya.

Tiba di lokasi aku hanya datang seorang diri mengendarai kuda besiku. Melihat orang-orang yang lain yang pada dianterin oleh keluarga, kekasih ataupun suami/istrinya aku jujur merasa agak iri. Di satu sisi pula aku kembali merasa minder karena peserta yang datang banyak yang bermobil. Sedangkan aku hanya memakai sepeda motorku hehe.

Gambar dari BKPP Kendal

Tidak sebegitu banyaknya dibanding peserta SKD, namun peserta SKB ini didominasi oleh perempuan. Aku melihat lelakinya hanya sedikit sekali hahaha. Sebelum test dimulai, panitia menjelaskan bahwa test SKB ini sepenuhnya menggunakan sistem CAT, tanpa adanya test wawancara. Jadi bisa dipastikan bahwa yang lolos benar2 murni karena nilai tanpa penilain subjektif dari orang lain.

Aku selesai mengerjakan soal SKB sekitar pada pukul 10 pagi. Alhamdulillah mendapatkan nilai yang y”aaah not bad” lah. Aku banyak menjumpai peserta yang lain yang katanya mempelajari kebijakan2 pemerintah tapi tidak keluar dalam soal malah soalnya seputar pekerjaan yang dituju. Namun ada juga yang sebaliknya. Syukur alhamdulillah aku sudah mempelajari keduanya. Karena aku memilih profesi perawat selain aku belajar tentang seputar perawat juga aku belajar mengenai kebijakan-kebijakan pemerintah seperti Peraturan Menteri Kesehatan dll.

 

Lolos Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) Lanjut ke Pemberkasan

 

Kalo tidak salah tes SKB dilaksanakan diawal Desember 2018, sedangkan pengumumannya itu malam tahun baru. Aku terus memantau di sosial media terutama melalui twitter banyak yang mengalami H2C alias harap-harap cemas  menunggu hasil seleksi CPNS. Satu persatu instansi mulai mengumumkan nama-nama peserta yang lolos, namun hingga tengah malam tahun baru instansiku belum mengumumkan hasilnya. Akhirnya akupun tertidur.

Bangun-bangun aku mendapati whatsapp dari temanku SD & SMA yang mengatakan bahwa aku lolos bersamaan dengannya. Tak lama kemudian Ibu datang masuk ke kamar dan langsung memelukku dengan bangga karena aku telah lolos CPNS dan lanjut ke Pemberkasan. Rupanya Ibu tahu medapat kabar dari rekan kerjanya dan dalam sekejap kabar bahwa aku lolos CPNS langsung menyebar dengan cepat. Tidak ada kata-kata yang mampu mendeskripsikan bahwa aku sangat bahagia pada hari itu.

2 minggu setelah pengumuman kelulusan, para peserta yang dinyatakan lolos CPNS dikumpulkan dalam satu ruangan dan diberi pengarahan oleh BKPP tentang Pemberkasan.

 

Pemberkasan CPNS

 

Pengarahan Pemberkasan CPNS
Pengarahan Pemberkasan CPNS

Dalam pemberkasan ini kita harus sangat teliti dan tak boleh ada berkas yang tertinggal. Berkas yang harus aku persiapkan untuk pengusulan NIP diantaranya adalah :

  1. Surat Lamaran yang ditujukan kepada Bupati (karena aku memilih formasi di Pemda)
  2. Fotocopy ijazah dan transkrip nilai yang telah dilegalisir oleh pejabat yang berwenang
  3. Daftar Riwayat Hidup
  4. SKCK Asli dengan keterangan Persyaratan Penetapan NIP CPNS
  5. Surat Keterangan Sehat Jasmani dan Rohani dan Tidak Buta Warna dari Dokter PNS atau dokter yang bekerja pada Unit Pelayanan Kesehatan Pemerintah dengan keterangan Persyaratan Penetapan NIP CPNS dan satu lembar fotocopy sah
  6. Asli Surat Keterangan tidak mengkonsumsi/menggunakan narkoba dari Dokter PNS atau dokter yang bekerja pada Unit Pelayanan Kesehatan Pemerintah dengan keterangan Persyaratan Penetapan NIP CPNS dan satu lembar fotocopy sah
  7. Surat Pernyataan 5 Komitmen dari BKN
  8. Surat Pernyataan Bermaterai Rp.6.000,- bersedia tidak melakukan pindah selama 10 tahun
  9. Pas photo backrgound merah ukuran 4×6 sebanyak 4 lembar
  10. Dokumen pendukung; Bila guru maka harus melampirkan Sertifikat Pendidik dan bagi tenaga kesehatan harus melampirkan STR yang dilegalisir oleh pejabat berwenang

Begitulah kurang lebih berkas yang harus aku persiapkan selama pemberkasan CPNS, berkas ini bisa saja berbeda tergantung dimana formasi yang kalian lamar entah itu di Pemda, Pemprov, ataupun di Kementerian.

Suasana saat Pemberkasan CPNS
Suasana saat Pemberkasan CPNS

Aku berhasil melengkapi semua berkas-berkas tersebut sesuai dengan waktu yang ditetapkan setelah sebelumnya mengalami kesulitan karena nama kampusku berubah dari Akademi Keperawatan saat aku sudah lulus dan mendaftar CPNS sudah berubah menjadi Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan.

 

Lolos CPNS dan Mendapatkan NIP & SK

 

Alhamdulillah setelah serangkaian kegiatan seleksi CPNS yang sangat menguras pikiran dan tenaga, akhirnya aku dinyatakan lolos CPNS dan mendapatkan NIP beserta SK CPNS. Saat ini aku sudah bekerja di instansi tempat aku melamar CPNS, dan kini tengah menunggu untuk Latsar dan Prajabatan. Tentunya semua ini berkat dari Allah SWT, doa kedua orang tua dan berkat dukungan dan teman-temanku, terima kasih banyak.

Aku sangat bersyukur seleksi CPNS akhir-akhir ini benar-benar bersih dari yang namanya kecurangan, jadi aku yang baru saja lulus kuliah bisa langsung mendaftar dan bahkan diterima CPNS tanpa harus mengeluarkan uang sepeserpun. Seperti slogan BKN bahwa #ASNKiniBeda

Aku harap tulisanku ini dapat menjadi gambaran serta bisa menambah semangat teman-teman untuk tidak menyerah menggapai impian kalian sesulit apapun itu. Mungkin selanjutnya aku akan menulis tentang Tips dan Trik Lolos CPNS.

Beri komentar dibawah ya bila ada pertanyaan seputar CPNS, aku akan bantu jawab semampuku sesuai dengan pengalaman yang pernah aku jalani.

Salam Sukses untuk Kita Semua !

Sekali lagi,

 

#ASNKiniBeda

4 Comments

  1. Blog Hobi 16 Agustus 2019 at 22:48

    Alhamdulillah, sukses bro… jadi PNS pemda?

    1. Yusuf Saktian 17 Agustus 2019 at 18:17

      Alhamdulillah bro, iya bro bener hehe

  2. ratutips.com 16 Agustus 2019 at 20:14

    selamat bapak yusuff sudah masuk dan lolos jadi pns.. semoga sukses selalu ya supp…

    didoain sama kakak vika darisni.. biar cepet nikah ehehhee

    1. Yusuf Saktian 17 Agustus 2019 at 18:18

      Semoga sukses selalu ya mbak vika juga hehe, aamiin aamiin :D

Tinggalkan komentar agar aku bisa berkunjung ke blog kalian :)