Kelilingi Candi Gedong Songo? Nggak Capek Kok!

[Travelling]

Jadi awal mulanya aku sama keempat sohibku di kampus Rino, Resha, Rangga rencana mau mengisi long weekend dengan mbolang ke Jogja. Namun niat tersebut terpaksa kami urungkan karena mendapat deadline tugas yang harus segera diselesaikan di hari senin.

Untungnya nih, tepat sebelum long weekend diselenggarakan. Dua orang cewek bernama Fida dan Nilam ngajakin si Rino maen ke Candi Gedong Songo, yang otomatis si Rino ini ngajakin aku selaku temennya yang sesama demen banget sama travelling.


Kenalin temen2ku neh, dari yang cowok Rino, tengah Nilam dan yang diujung namanya Fida.
Kenalin temen2ku neh, dari yang cowok Rino, tengah Nilam dan yang diujung namanya Fida.

Aku iyain aja dah permintaanya, meski aturan harusnya aku bertapa dirumah sambul ngelarin tugas-tugas serta ngelarin gawe design.

Nah tadinya aku mau ngajakin si Resha ikutan juga, cuman karena dia ada acara ketemu sama temen-temennya yang di Semarang alhasil dia kagak bisa ikutan pergi.

Tentang Gedong Songo

Candi Gedong Songo

Berangkatlah kami berempat dari Kendal jam setengah tujuh pagi, dan sampai disana kurang lebih pukul setengah sembilan pagi. Setibanya disana kami langsung membayar tiket masuk sebesar 7.500 ribu perorang untuk wisatawan lokal (Turis mancanegara aku gak tahu berapa).

Oh ya, jadi Candi Gedong Songo ini terletak di lereng Gunung Ungaran, tepatnya di Candi Gedongsongo, Dusun Darum, Desa Candi, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang. Nah sesuai dengan namanya Songo yang berarti Sembilan, Candi Gedong Songo ini memiliki 9 bangunan yang tersebar di area kompleks candi. Candi ini ditemukan oleh Raffles pada tahun 1804 dan merupakan peninggalan budaya Hindu dari zaman Wangsa Syailendra abad ke-9 (tahun 927 masehi).

Ada apa aja disini?

Selain menyajikan pemandangan yang sangat memanjakan mata, pengunjung bisa menikmati pemandian air panas serta bisa berkeliling kompleks dengan naik kuda.

Ngemil snack di ketinggian 1.200 m di atas permukaan laut
Ngemil snack di ketinggian 1.200 m di atas permukaan laut

Begitu sampai di candi pertama yang jaraknya nggak begitu jauh dari loket masuk serta jalannya yang tidak begitu menanjak. Disini aku masih sanggup untuk menyombongkan diri dengan mengatakan bahwa easy lah buat nyampe di candi ke sembilannya .
Tapi begitu candi pertama selesai dilewati dan berjalan menuju candi kedua.

Ampun boss, duduk dulu deh bentar.

Gokil nih baru jalan ke candi dua doang udah kek dikejar anjing gimana mau ke candi yang ke sembilan? Sepertinya aku perlu merubah judul tulisan ini menjadi:

Kelilingi Candi Gedong Songo? Nggak Capek Kok *Asal dengan naik kuda

But, dengan tekad masa muda yang membara serta semangat yang pantang menyerah, akhirnya tibalah kami di kompleks candi kedua 😀

Candi Gedong Songo

Tidak ingin berlama-lama, aku dan temen-temen yang lainnya melanjutkan perjalanan mencari kitab suci menuju ke candi yang ketiga. Tentunya setelah merecharge tenaga sewaktu berhenti di candi ke dua tadi.

Di candi yang ketiga ini tempatnya nyaman banget, cukup lapang tidak seperti yang kedua dan sejuuuk. Dan ya yang pasti enak buat ngemil.

Candi Gedong Songo

Namanya Vanaprastha Gedong Songo Pank

Villa Kayu

Salah satu alasan kenapa aku pengen kesini ya karena ada villa kayunya ini. Dulu aku pernah kesini waktu masih sd dan seingatku dulu masih belom ada villa kayu ini. Tadinya aku pikir ini villa berada di paling puncak candi ke sembilan, makanya diawal aku begitu bersemangat. Eh ndilalah pas perjalanan turun dari candi ke dua menuju candi pertama ternyata itu villa berada di samping jalan tempat gue merasa kelelahan tadi.

Tiket masuk untuk memasuki villa kayu cuma 5 ribu rupiah doang, diawal masuk kita disambut oleh bunga-bunga Hydrongea yang tampak sedang mekar dengan indah.

Hydrangea Macrophylla. Bunga yang mampu merubah warna kelopaknya sesuai dengan kadar pH tanahnya
Hydrangea Macrophylla. Bunga yang mampu merubah warna kelopaknya sesuai dengan kadar pH tanahnya

Disini tempatnya sejuuk banget, serta suasananya berasa sedikit lebih tenang. Kalian bisa berfoto-foto dengan latar pemandangan villa yang terbuat dari kayu. Atau bisa juga menikmati wahana permainan orang pacaran seperti jungkat-jungkit, ayunan, perosotan dan berbagai macam lainnya yang bisa gue bilang sih sebenernya mainan buat anak tk.

Villa Kayu
Villa Kayu
Mantab
Mantab Gan!

Ya jadi begitulah weekendku kali ini, overall puas banget dah bisa pergi ke Gedong Songo lagi. Dan tempat ini sangat aku rekomendasikan buat kalian yang pengen menikmati sejuknya udara dan indahnya alam pegunungan.

Inget ya, selalu jaga kebersihan ketika berada ditempat tempat wisata dengan cara tidak membuang sampah sembarangan. Karena di tiap candinya udah disedian tempat sampah oleh pengelola.

Karena kebersihan adalah sebagian dari iman..

Aku tunggu kalian maen kesini!

1 Comment

  1. Fahmi Ishfah 6 Mei 2019 at 07:37

    foto-fotonya keren

Tinggalkan komentar agar aku bisa berkunjung ke blog kalian :)